i have just watch ‘hairspray’

10 04 2008

baru aja nonton film Hairspray

bergenre drama musikal film ini berlatar tentang anak muda tahun 60-an

ceritanya diawali oleh kisah gadis muda yang mempunyai hidup biasa yang

mempunyai mimpi untuk menjadi penari di suatu pertunjukan televisi lokal

pertunjukan tersebut menarik banyak minat remaja kota itu

pada suatu kesempatan dibuka audisi untuk menjadi salah satu  penari

tracy,sang tokoh utama,segera meminta ijin kepada orang tuanya untuk  mengikuti audisi tersebut

orang tuanya yang awalnya melarang akhirnya memperbolehkan dia mengikuti audisi tersebut

hari berikutnya saat di stasiun televisi tempat audisi dia langsung ditolak oleh manajer tv

hal ini berkaitan dengan tampilan fisiknya yang gemuk dan pendek

tapi pada suatu hari di sekolah dia didetensi

di ruang detensi terdapat banyak anak negro yang  menari

disanalah dia bertemu Link yang merupakan salah stu penari di pertunjukan televisi

cerita berlanjut saat negro day ( hari menari untuk negro ) sang host acara melihat penampilan tracy

dan mengajak ke acaranya sebagai salah satu penari regularnya

((terusannya nonton sendiri))

kisah ini mempunyai semangat rock and roll

dibintangi oleh travolta yang jago dance ,yang berperan menjadi wanita gemuk ibu dari tracy

dia tak pernah keluar lama karena tidak percaya diri dengan badannya

film ini bagus untuk mengangkat semangat kaum minoritas yang banyak didiskreditkan oleh masyarakat

tapi pada bagian tengah terlalu membosankan karena banyaknya adegan yang dinyanyikan yang tidak begitu penting tapi lama.

secara keseluruhan bagus,bagi kalian yang menyukai drama musikal yang fresh





Blues

6 04 2008

Blues adalah sebuah aliran musik vokal dan instrumental yang berasal dari Amerika Serikat (AS).
Musik blues berangkat dari musik-musik spiritual dan pujian yang muncul dari komunitas mantan budak-budak Afrika di AS. Penggunaan blue note dan penerapan pola call-and-response (di mana dua kalimat diucapkan/dinyanyikan oleh dua orang secara berurutan dan kalimat keduanya bisa dianggap sebagai “jawaban” bagi kalimat pertama) dalam musik dan lirik lagu-lagu blues adalah bukti asal usulnya yang berpangkal di Afrika Barat.
Musik blues mempunyai pengaruh yang besar terhadap musik populer Amerika dan Barat yang baru, seperti dapat terlihat dalam aliran ragtime, jazz, bluegrass, rhythm and blues, rock and roll, hip-hop, dan country, serta lagu-lagu pop konvensional.
Hal ini menjadikan blues merupakan nenek moyang banyak aliran musik
dan merupakan salah satu aliran musik utama di dunia musik.
Dan yang menjadikan kebanggaan tersendiri, aliran ini tercipta dari kebudayaan negro,bangsa kulit hitam yang kadang dipandang rendah oleh bangsa lain,yang diidentikkan dengan poverty.
bahwa salah satu turunannya,jazz, adalah musik high class di Indonesia.





jazz’s history

6 04 2008

Jazz adalah aliran musik yang berasal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20 dengan akar-akar dari musik Afrika dan Eropa.Musik jazz banyak menggunakan gitar, trombon, piano, terompet, dan saksofon. Salah satu elemen penting dalam jazz adalah sinkopasi.

Berikut ini adalah aliran jazz dan penjelasannya:
• Early Jazz (Jazz Awal), karakter genre ini adalah memakai improvisasi kolektif serta permainannya yang emosional. Aransemen tertulis masih tidak terlalu diperlukan karena jumlah pemainnya hanya sedikit, berkisar 6-10 orang.

• Big band adalah sebuah bentuk ansambel musik yang memainkan musik jazz dan yang menjadi populer pada Era Swing dari 1935 hingga akhir 1940-an. Big band biasanya terdiri atas 12 hingga 19 pemain musik dan menggunakan alat-alat musik saksofon, trompet, trombon, dan sebuah seksi ritme. Istilah band jazz, orkestra jazz, dan band dansa juga digunakan untuk merujuk kepada jenis ansambel ini.
Berbeda dengan kombo jazz yang lebih kecil, yang musiknya kebanyakan diimprovisasi, atau diciptakan secara spontan, musik yang dimainkan oleh big band ‘diaransemen’, atau dipersiapkan jauh sebelumnya dengan matang, serta dicatat pada lembaran musik. Penampilan solo yang diimprovisasi hanya dimainkan apabila si pembuat aransemen memintanya.

• Bebop Menurut beberapa sumber yang relevan, Bop adala sebuah type dari breakdance, yang dibuat oleh Keneth Bob Mill’s. Bop dansa bentuk baru, mengkombinasikan pergerakan lengan/tangan yang smooth (ex “robot”) dan koordinsi yang skillfully dengan gerakan kaki.Bebop Kisaran: 1940-50 “Secara teknis, bebop berkarakter tempo cepat, harmoni komplex, melodiyang penuh perubahan, dan rhythm sections yang laid down a steady beat only on the bass and the drummer’s ride cymbal. Bebop tunes were often labyrinthine, full of surprising twists and turns. All these factors – plus the predominance of small combos in bebop – set the music apart from the Swing bands of the 1930s.” – from David H. Rosenthal’s book, Hard Bop, published by Oxford Paperbacks, New York, 1992 And coming out of bebop, with the assistance of Miles Davis, and a few other cats, came Cool, and, following closely on its heels and borrowing the suffix, Hard Bop.
Karena bebop membutuhkan teknik permainan yang tinggi, di Indonesia tercatat hanya Bubi, musisi yang piawai memainkan aliran ini.
Pada akhir tahun 30-an, Swing telah menjadi bisnis hiburan yang besar dan merupakan bisnis musik yang paling bagus pada saat itu sampai dijuluki “greatest music of all time”. Kata “Swing” menjadi daya tarik penjualan yang bagus dan dikaitkan untuk penjualan produk-produk dari rokok sampai pakaian wanita, dan jika musik sudah disesuaikan untuk permintaan komersial seringkali menjadi suatu persoalan klise yang tidak ada habisnya.
Dalam jazz seringkali ketika suatu gaya atau cara bermainnya menjadi komersial, perkembangannya malahan akan sebaliknya karena ada beberapa grup musisi yang menginginkan menemukan sesuatu yang baru dan hal inilah yang terjadi pada waktu itu dan merupakan reaksi perlawanan dari gaya mode Swing yang merebak pada waktu itu.
Perkembangan musik baru ini (yang mendorong pertama kali) berasal dari Kansas City dan sebagian besar musisi-musisi tersebut berdiam di Harlem (terutama di tempat yang disebut Minton’s Playhouse) dan sekali lagi dimulailah suatu era baru. Pada waktu itu memang musik baru tidak berkembang dan tidak ditemukan suatu kreasi baru dalam band-band yang bermain, hal ini disebabkan karena para penganut gaya lama hanya membuat atau menulis lagu-lagu untuk musik Swing yang komersial, dan gaya yang baru hanya dibentuk oleh para pemainnya secara sendiri-sendiri yang dengan suatu upaya kesadaran penuh berusaha membuat sesuatu yang baru tetapi itupan baru pada permainan-permainan individu instrumen mereka dan belum mempengaruhi gaya musik grup bandnya secara keseluruhan.Tetapi di Minton’s Playhouse ini para musisinya berkumpul dan menciptakan suatu gaya musik baru atau yang mereka nyatakan sebagai modern jazz (pada waktu itu) dan Minton’s akhirnya menjadi suatu titik sentral yang penting dalam perkembangan gaya baru tersebut seperti halnya New Orleans pada era sebelumnya.
Dan gaya yang baru ini akhirnya dinamakan Bebop, kata tersebut rupanya untuk mencerminkan suatu bunyi atau suara dari interval musik yang indah yaitu : Flatted Fifth. Istilah ini seperti pernah diterangkan oleh Dizzy Gilliespie seorang trumpeter yang juga merupakan salah satu exponen penting dalam era bebop ini bahwa “bebop” merupakan sesuatu tentang ekspresi jazz dan orang sudah dikatakan memainkan bebop pada saat dia bermain dan secara spontan pemain tersebut atau para musisinya melakukan atau “menyanyikan” suatu loncatan melodi (“melodic leaps”).
Flatted fifth menjadi suatu interval yang sangat penting pada bebop, atau kemudian disebut bop. Sampai kemudian, hal tersebut (flatted fifth) dianggap sesuatu suara yang “salah”, meskipun hal tersebut digunakan dalam passing chord untuk menghasilkan efek harmoni tertentu, dan hal ini sebetulnya pernah dilakukan oleh Duke Ellington dan Willie “The Lion” Smith pada sekitar akhir tahun 20- an. Tetapi sekarang hal tersebut merupakan suatu karakteristik gaya yang menyatu, seperti harmoni dasar yang dekat dengan bentuk-bentuk awal jazz yang diperluas secara konstan.Kalau kita amati selama 10 hingga 12 tahun flatted fifth telah menjadi seperti “blue note” pada era sebelumnya.Minton Place’s merupakan tempat bertemunya beberapa musisi penting seperti Thelonious Monk, piano; Kenny Clarke, drums; Charlie Christian, piano; Peniup Trumpet, Dizzy Gilespie dan Pemain Sax Alto, Charlie Parker. Kemudian pada akhirnya muncullah orang-orang yang benar-benar jenius pada modern jazz seperti Louis Armstrong yang juga dikenal sebagai tokoh jenius jazz tradisional pada masanya.
Salah satu musisi yaitu Charlie Christian, yang tidak hanya sebagai pelopor jazz modern, namun juga banyak memberikan sentuhan dari era Swing yang kemudian berujung menjadi sebuah landasan didalam pengembangannya. Dimana hal tersebut memberikan sebuah jembatan penghubung antara swing dengan bebop yang melahirkan orang-orang yang kampiun didalam memainkan bebop. Diantara orang-orang yang melakukan seperti hal tersebut adalah Clyde Hart, pianis; Trumpetist, Roy Eldrige; Lester Young, Tenors; Jimmy Blanton, bassist; Drummers, Jo Jones dan Dave Tough serta Gitarist Charlie Christian.
Bagi pendengar pada era sekarang bebop memiliki ciri khas yang dirasakan sebagai ungkapan kegelisahan dan kadang-kadang terdengar melodi yang terpotong-potong dan dimainkan dalam tempo cepat. Setiap note yang tidak penting ditiadakan. Dan permainan memerlukan suatu keseriusan yang tinggi. Seorang musisi bebop mengungkapkan “Everything that is obvious is excluded”. Jadi hal ini merupakan cara atau teknik permainan yang cepat yang dapat dianalogikan seperti kita menulis stenografi yaitu cara menulis yang memberikan kesan terburu-buru.
Pada saat mereka bermain bersama, ada suatu kerangka dasar yang selalu dilakukan yaitu berimprovisasi. Dan mereka kerap kali melakukan improvisasi secara serentak. Contohnya yang dilakukan oleh 2 orang pemain horn yaitu trumpeter Dizzy Gillespie dan Saxophonist Charlie Parker yang dianggap sebagai orang-orang jenius dalam era bebop ini.
Pola penyesuaian yang biasanya dilakukan oleh musisi sebelum melakukan improvisasi adalah memperkenalkan suatu bunyi baru dan itu memunculkan suatu sikap/pandangan baru. Dalam psikologi musik dikenal suatu penyesuaian contohnya sebuah karya Bethoven “Ode to Joy” dan awal dari motif utama dari bagian pertama dari Symphony Bethoven nomer Sembilan hingga musik Bedouin North Afrika dan paduan suara dari daerah Arab. Dibawah pengaruh dari avant garde bop sound, ada banyak musisi jazz yang tidak mengetahui apa yang dapat membuat hal ini sebagai bahagian dari evolusi sebuah musik.

• Free jazz perubahan dari musik jazz, berkarakter seperti keterpaksaan. Berkembang di1950dan 1960an, pionernya Ornette Coleman, Eric Dolphy, Cecil Taylor, Albert Ayler, Archie Shepp, Bill Dixon dan Paul Bley. Beberapa contoh yang terkenal hasil kerja John Coltrane diakhir umurnya. Diera free jazz musisi yang sering dianalogkan ke musik ini antara lain Peter Brötzmann, Ken Vandermark, William Parker, John Zorn, George Lewis (Trombonist) dan Derek Bailey — membuat gaya ini bertahan bahkan sampai sekarang. Sejarah Ornette Coleman adalah yang paling sering dibicarakan digaya ini diakhir 1950, dan yang paling berharga explorasi awalnya dialbum seperti Something Else dan The Shape of Jazz to Come dianggap menjadi awal segalanya. Avant-Garde sering disebut juga dengan Free Jazz karena album Coleman tahun 1960 Free Jazz: A Collective Improvisation. Sebenarnya hanya dimaksudkan sebagai nama album, tapi terminologi ini akhirnya menjadi sinonim gaya musik Jazz ini, dan sampai sekarang dikenal sebagai gerakan dan styler jazz. Di 1960, seringkali juga disebut dengan “Energy Music” atau “The New Thing”. Diawal yang dianggap tonggak lahirnya gaya ini dua lagu daro pianist Lennie Tristano adalah “Digression” dan “Intuition” direkam tahun 1949; tidak dari keduanya membatasi melody, harmony atau rhythm. Keduanya sangat tidak menjaga harmoni konsonan, tapi, keduanya yang menggali free jazz. Banyak musik Sun Ra masuk kategori free jazz, meskipun Sun Ra sering bilang musiknya ditulis dan dikatakan lebih bebas dibanding yang lain. Beberapa hasil kerja Charles Mingus juga berpengaruh dalah tumbuh kembangnya free jazz. Album awalnya bersama Atlantic, seperti Pithecanthropus Erectus, The Clown, dan Tijuana Moods, dimana dibanyak komposisi dia menggunakan teknik suara humming(berdengung) untuk cara bermainnya untuk mendapatkan feelnya. Sejak pertengahan 50an, saxophonist Jackie McLean mengembangkan konsepnya yang diperkenalkan dengan nama “The Big Room”, dimana sering seperti bebop dan dapat tertinggal atau ditinggal, Cecil Taylor, pianis paling terkemuka digaya ini, mulai melebarkan batas ke bop diawal 1956. Trio dipimpin Jimmy Giuffre dengan anggota Paul Bley dan Steve Swallow mulai 1960 dan 1962 mencuri sedikit perhatian selama kembalinya, tapi akhirnya dikenal sebagai ensembel free jazz yang paling inivativ. Eric Dolphy kerjasama dengan Charles Mingus, John Coltrane, dan Chico Hamilton, sepanjang kerja solonya, juga membantu Free jazz dihargai Definition Tidak ada definisi yang diterima luas untuk istilah free jazz dan definisi yang banyak dipakai musisi untuk gaya yang berbeda atau istilah free jazz kadang juga bercampur dengan genre lain Banyak musisi juga cenderung mengabaikannya dalam klasifikasi menurut mereka tidak berarti atau tidak mengejutkan Free jazz menggunakan idiom jazz tapi umumnya kurang mempertimbangkan materi komposisi dibanding gaya sebelumnya improvisasi dianggap lebih pokok seperti diawal jazz dimana improvisasi solo selalu dibangun tergantung pada tampilan yang diciptakan materi komposisi (pergerakan chord dan melody) dalam free jazz pemain sering tampil melebar Free jazz sebagai gaya tumbuh awalnya karena kemampuan berimprovisasi secara bebas sebagai kemampuan (skill) Tapi, gitaris Marc Ribot mengatakan kalau musisi seperti Ornette Coleman dan Albert Ayler “Meskipun mereka secara bebas mengambil gaya bebop, tapi nyatanya mereka mengembangkan struktur yang baru dalam komposisinya.” Tipikal gaya musik ini dimainkan digrup kecil Dipandangan umum free jazz cukup berisik, aggresiv, tidak harmoni dan umumnya penuh suara kemarahan dan kedahsyatan Banyak kritisi diawalnya menganggap bagian yang tertinggal dari musik jazz khususnya Bebop Banyak musisi free jazz menggunakan teknik overblowing atau sebaliknya mendapatkan suara yang tidak konvensional dari alat musik mereka Saat ini banyak dari gaya ini lebih marginal dan musiknya secara tradisional membangun kritik sosial Ini menjadikannya kurang komersial dibanding bentuk jazz yang lain Umumnya free jazz paling mudah dibandingkan bentuk jazz yang lain meliputin gaya ragtime, dixieland, swing, bebop, cool jazz, jazz fusion dan gaya lain. “Bentuk lain dari JAZZ” ini menggunakan teknik yang jernih dan hentakan rhythms yang kuat, umumnya 44 atau (meskipun jarang) 34. Free jazz umumnya menahan dan sering mengayun(swinging) tanpa tatanan umum, dan sering menggunakan accelerando dan ritardando, memberi suatu yang impresive dirhythmnya seperti gelombang. Sering pemain dalam sebuah grup bermain dengan tempo berbeda. Meskipun begitu gaya ini masih bisa membuat mengetukkan kaki rhythm lebih bebas dan bervariasie Avant-garde jazz (dikenal juga sebagai avant-jazz) adalah gaya musik dan inprovisasi yang mengkombinasiksn elemen dari avant-garde art music dan komposisi dengan elemen dari tradisional jazz Avant-jazz bertumpang tindih dengan free jazz tapi perbedaan dengan free jazz umumnya tampil dengan kehangatan atau tanpa predetermined structure or composition Tahun 60an Amerika dilanda masalah social utamanya masalah rasial “Avant Garde” (translasi dari “advance group”) seperti gaya yang lain gaya ini merefleksikan iklim sosial dan politik waktu itu Avant garde terminology yang digunakan sebagai sinonim dari “free” jazz tahun 60an awalnya tahun 1958 dikenal melalui saxophonist Ornette Coleman bersama pionirnya yang lain seperti pianists Cecil Taylor dan Sun Ra Avant garde menantang pendengar melalui pilihan musikalitas musisinya dibanding pendekatan tradisional yang selama ini diikuti musisi Jazz Semua aspek musik diberi keleluasan untuk berimprovisasi Musik ini sering dikenal melebihi pola titi nada dan bentuk musikal umum membolehkan erangan pekikan dan tangisan dalam menyampaikan energi dan emosi komunikasi individu musisinya Di 1960 Ornette Coleman membuat revokusinya album “Free Jazz” menampilkan bersama dobel quartet Meskipun begitu improvisasi menjadi komponen penting dalam perkembangan avant garde dalam rekaman termasuk Coltrane dengan “Ascension”nya dan “Om” Konsep dari grup improvisasinya kembali bergaya seperti awal New Orleans jazz diawal abad 20 Seperti awalnya dipertengahan akhir 1950an musisi jazz termasuk Charles Mingus dengan albumnya “Pithecanthropus Erectus,” memulai lagi untuk mengenalkan kolektif improvisasi ke modern jazz Ditahun 1959, Miles Davis memperkenalkan modal jazz ke mainstream dengan komposisi “So What” yang membolehkan solois lebih bebas berimprovisasi untuk menggali ide ide baru dengan menyederhanakan perubahan chord. Saxophonist John Coltrane menjadi figure “father” di tahun 60an memberikan pencerahan pada musisi muda avant garde termasuk saxophonists Eric Dolphy Archie Shepp Pharoah Sanders dan Albert Ayler Coltrane menghabiskan sisa umurnya yang pendek mengexpresikan musikalitas pribadinyaa dalam avant garde juga menggerakkan gaya baru ini Di 1960an dan 70an, Chicago mengembangkan nuansa avant garde dibawah pianistcomposer Muhal Richard Abrams Di1965 dia mendirikan Association for the Advancement of Creative Musicians yang beranggotakan antara lain saxophonists Anthony Braxton Henry Threadgill Chico Freeman dan the Art Ensemble of Chicago Gaya Avant garde praktis saat ini dapat dinikmati melalui hasil kerja dari musisi seperti saxophonists Steve Coleman dan David S. Ware Tengah kota New York menjadi markas dari the Knitting Factory yang mengembangkan grup baru dan musik experimental Musisi disini antara lain saxophonists John Zorn dan Tim Berne trumpeter Dave Douglas drummer Joey Baron dan violinist Mark Feldman turut membantu membentuk arah baru dari avant garde.

• Smooth jazz adalah salah satu bentuk jazz, sering kali percampuran dengan R&B. Smooth jazz berkembang sebagai bagian dari bentuk jazz fusion, dan cenderung memberi tekanan pada melody dibanding kepada improvisasi. CTI Records milik Creed Taylor bagian yang amat penting diperkembangan bentuk ini dipertengahan 1970. Wes Montgomery membuat beberapa buah rekaman instrumental dari sejumlah lagu pop yang terkenal yang tidak banyak diminati penikmat Pop dibanding jazz fan; hasil perusahaan rekaman ini sering tidak dianggap sebagai album smooth jazz yang penting.Jazz fan memandang smooth jazz dengan sebelah mata, atau bahkan menganggapnya bukan jazz sama sekali, tapi beberapa yang lain menolak pandangan tersebut, seperti musisi yang dihormati Pat Metheny, David Sanborn, Marcus Miller dan yang lainnya sering diklasifikasikan sebagai “smooth jazz,” begitu juga bagian dari mereka mampu menampilka bermacam macam gaya.Smooth jazz sebuah terminologi yang kontroversial, merupakan bentuk dari musik. Sebahagian pecinta jazz tidak menganggap “Smooth Jazz” sebagai bentuk dari jazz, sering jadi pemimpin pasar yang merepresentasikan usaha untuk membajak gengsi dari terminologi dari golongan “jazz” untuk menjual apa yang dikenal bentuk muzak. Kritik yang lain terhadap “Smooth Jazz” yang sering menawarkan sesuatu yang mengalir begitu saja, suara yang safe dari Jazz yang ringan yang bertujuan menarik pendengar secara luas, bergaya mainstream, seringkali lebih white, tujuannya pendengar kelas menengah.Konten lain yang dapat membuat “Smooth Jazz” diterima menjadi subgenre, mendebat pikiran sempit untuk mencoba merubahnya jazz ke bagian dari museum exhibisi, dan titik awal keberlanjutan serbuan lewat batas antara jazz dan R&B di abad 21.Pengembangan yang populer sekarang adalah urban jazz, yang memasukkan aspek dari hip-hop. Gaya ini kurang diminati penggemar yang umumnya mendengarkan stasiun radio kontemporar yang memainkan musik campuran dari hip-hop dan R&B. Diantara musisi yang sering menampilkan urban jazz adalah Dave Koz, Boney James, Paul Jackson Jr., dan mantan pemain NBA yang berganti haluan menjadi pemain bas Wayman Tisdale.Bentuk dari Smooth jazz sebagai format untuk radio berakar bentuk musik yang cantik, umumnya dimainkan 15-menitan perset (instrumental dengan satu atau dua vokalis per set). Intisarinya, saat ini Smooth jazz diradio tidak berbeda dari musik cantik tahun 60-an sampai 80-an.Smooth jazz umumnya menggambarkan genre musik yang memafatkan instrument (dan, secara bersamaan, improvisasi) secara tradisional berhubunga dengan jazz dan pengaruh gaya yang menarik banyak orang, dari banyak sumber seperti funk, popular dan R&B. Sejak akhir 1980-an, gaya ini menjadi begitu sukses terutama sebagai radio format, dan sering juga menjadi theme song station dimana mana di United States. Meskipun sering muncul dimana mana, ini menjadi sesuatu yang kurang menguntungkan bagi subgenre ini, umumnya bentuk jazz ini semata mata mempertimbangkan kemudahan rekaman dan komersialnya.Smooth jazz yang dikenal saat ini muncul pertama dipertengahan dan akhir tahun 1970, pionernya Grover Washington, Jr., Spyro Gyra dan Pieces of a Dream, dengan pengaruh jazz fusion. Tidak seperti bentuknya, bagaimanapun, smooth jazz menjaga tekana pada melodi dan meninggalkan improvisasi.Bagaimanapun akar genre ini dapat ditelusuri awalnya: diakhir 1960s perusahaan rekaman terkenal yang diproduseri Creed Taylor bekerjasama dengan guitaris Wes Montgomery menghasilkan 3 album yang terkenal (1967 A Day in the Life dan Down Here on the Ground dan 1968’s Road Song) berisi versi instrumental dari lagu pop seperti “Eleanor Rigby”, “I Say a Little Prayer” dan “Scarborough Fair”.Berawal dari kesuksesan ini , Taylor mendirikan CTI Records. Banyak pertunjukan jazz berawal dari sini (termasuk Freddie Hubbard, Chet Baker, George Benson dand Stanley Turrentine) melalui mereka juga merilis albumnya dibawah bimbingan Taylor bertipe sesuai apa yang diinginkan penggemar jazz; kritikus Scott Yanow menulis “Taylor mendapatkan sukses besar denga menyeimbangkan artistik dengan kommersial”.Musik pop instrumental yang besar ditahun 1970an sering dikenal sebagai “contemporary” jazz / dan merefleksikan beberapa pengaruh dari musik fusion.Artis yang berpengaruh saxophonists Grover Washington Jr. dan David Sanborn mengembangkan sesuatu yang lebih ringan pendekatan yang lebih funki dengan gaya bagi penggemar radio yang seringkali lebih mudah diterima dibanding fusion.Chuck Mangione, John Klemmer, Earl Klugh, Spyro Gyra, dan George Benson masing masing mempunyai kesuksesan diradio pop. Hit Benson, “Breezin’”, diproduksi oleh Tommy LiPuma segera album ini menjadi landmark membuat contemporary jazz amat sangat diterima luas sekali dan laku jutaan keeping.Era 70an adalah salah satu periode utama perubahan dalam jazz. Dimasa ini banyak album jazz terfokus pada penampilan live diklub. Musisi seperti Cannonball Adderley, John Coltrane, dan Horace Silver lebih memilih rekaman bernuansa klub untuk mendapatkan spontanitas dan kehebohan dari penampilan live sebelum tampil live.Diakhir 1960s, Creed Taylor mulai membuat jazz “berkelas” dengan suasana dalam studio yang terkontrol. Setelah coba-coba yang tidak lama mengkreasikan suasana klub pendekatan Taylor merekam musisi jazz distudio dengan setting ketika mereka berimprovisasi. Melalui kombinasi artis jazz seperti guitarist George Benson dan pemain trompet Freddie Hubbard dengan arrangers Don Sebesky dan Bob James. Konsep Taylor terbukti sukses secara komersial.Tahun 1982, Dave Grusin dan Larry Rosen meluncurkan GRP Records. Dengan background Grusin sebagai composer dan arranger serta ketertarikan Rosens pada pengembangan teknik perekaman. GRP menciptakan pendekatan pada produksi rekaman sama seperti studio rekaman milik Creed Taylor.Di era 80an di era industri rekaman post-disco banyak label rekaman besar mengurangi daftar jazznya. Membuka kesempatan GRP untuk merangkul artis termasuk keyboardist Chick Corea dan guitarist Lee Ritenour.Melalui kombinasi artis kontemporer jazz dengan digital recording teknologi GRP mengambil keuntungan besar karena diterima sebagai perusahaan rekaman pertama yang merekam diformat CD.Terbuka untuk konsep yang menggabungkan elemen dari musik pop dengan jazz Grusin dan Rosen mendapatkan respon yang luar biasa atas gaya musik yang trendy dan sukses membawa rasa jazz ke masyarakat yang lebih luas. Vokalis Patti Austin, Angela Bofill, dan Diane Schuur akhirnya dikenal sebagai “GRP sound.”.Ditahun 90an bentuk radio komersial muncul dibawah bendera atau format atau nama “smooth jazz” yang terus dan terus menampilkan banyak tampilan yang dikenal dengan kontemporari jazz. Ya seperti Star FM lah kira kira.

• Fusion jazz memang identik dengan bantuan teknologi canggih seperti MIDI. Fusion adalah cabang dari jazz mainstream yang didalamnya sudah dicampur rock dan funk.Mengacu pada namanya, Jazz Rock atau Fusion adalah tipe Jazz yang musisinya dalam mengapresiasikan sampai melewati batas sampai kedaerah Rock ataupun jenis musik lain. Fusion mengkombinasikan kebiasan-kebiasaan & energi dari musik Rock dengan harmonisasi yang sempurna dan kebebasan improvisasi Jazz.Jazz Rock fusion berbeda dari konvensional Jazz dibeberapa aspek. Pemakaian Rhythm yang lebih kaku dan sedikit menggoyang perasaan. Dibeberapa bagian artis tambahan memainlain suatu yg berseberangan, dengan pengembangan rhythmic dan bentuk rhythmic yg tidak standar yang ditumpukan pada ekspresi.Penggunaan alat electric/electronic seperti gitar electrik, bass electric dan synthesizer sering menggantikan alat musik tradisional jazz seperti saxophone, trumpet dan bass betot.

• Funk adalah sebuah aliran musik yang mengandung unsur musik tarian Afrika-Amerika. Umumnya musik funk dapat dikenali lewat ritme yang sering terpotong singkat, bunyi gitar ritme yang tajam, perkusi yang dominan, pengaruh jazz yang kuat, irama-irama yang dipengaruhi musik Afrika, serta kesan gembira yang didapati saat mendengarnya. Akar funk dapat ditelusuri hingga jenis rhythm and blues dari daerah Louisiana pada tahun 1960-an. Aliran musik ini terkait dekat dengan musik soul serta jenis musik turunan lainnya seperti P-Funk dan Funk Rock.

• Acid jazz (dikenal juga dengan jazz klub) adalah genre musik yang menggabungkan elemen-elemen musik soul, funk, dan disco. Genre ini dikembangkan pada tahun 1980-an dan 1990-an, awalnya pada klub malam di Inggris Selatan. DJ Gilles Peterson dan Chris Bangs umumnya dikenal sebagai yang menciptakan istilah acid jazz, pada tahun 1987

(disadur dari wikipedia)

saya menulis ini karena akhir-akhir ini saya mulai menyukai jazz
memang tidak semua aliran
sebagian besar adalah funk dan smooth jazz